Kaimila WaterKAIMILA WATER · CHINA
Air limbah domestik

IPAL komunal dan STP gedung: baku mutu domestik dan dosis yang realistis

Diperbarui · Kaimila Water · Tim teknis

Ada ribuan IPAL komunal dibangun di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Yang berjalan baik biasanya punya tiga hal: listrik tidak pernah putus, ada orang yang menguras sludge, dan pompa dosingnya sederhana sampai tidak mungkin salah.

Baku mutu domestik dan apa yang realistis dicapai

Baku mutu air limbah domestik yang umum dipakai mengacu pada Permen LHK 68/2016: pH 6–9, BOD 30 mg/L, COD 100 mg/L, TSS 30 mg/L, dan amonia 10 mg/L untuk sistem tertentu, dengan batas koliform 1.000 MPN/100 mL.

Dengan debit 100 liter per orang per hari, satu IPAL 500 jiwa menerima 50 m³ per hari. Beban BOD sekitar 25–30 kg per hari, dan itu tidak bisa diselesaikan bahan kimia. Koagulan hanya membantu padatan dan fosfor; sisanya pekerjaan bakteri.

ParameterBaku mutuPeran bahan kimiaCatatan
TSS30 mg/LPAC 20–60 mg/L menurunkan 70–90%Dosis berlebih menaikkan sludge
COD100 mg/LTurun 30–50% lewat pemisahan padatanSisanya harus biologi
BOD30 mg/LTidak signifikanButuh aerasi cukup
Fosfor total—PAC mengikat fosfat, rasio Al:P 2–3 molAlternatif yang murah
Amonia10 mg/LTidakButuh nitrifikasi, aerasi panjang
Koliform1.000 MPN/100 mLTidakButuh desinfeksi

Dosis yang masuk akal untuk sistem kecil

Untuk IPAL komunal 50–500 jiwa, PAC 20–60 mg/L sudah cukup untuk menahan TSS dan fosfor. PAM hampir selalu tidak perlu; bila flok terlalu halus, 0,5–1 mg/L anionik sudah berlebihan untuk sistem sekecil ini.

Yang lebih penting adalah cara memberi dosis. Larutan PAC 5–10% dalam tangki 100 liter, diinjeksi dengan pompa peristaltik 1–3 liter per jam, dan diisi ulang sekali sehari oleh petugas kebersihan. Sistem yang butuh perhitungan rumit setiap pagi akan berhenti beroperasi dalam tiga bulan.

Tiga penyebab kegagalan yang berulang

Pertama, aerasi mati karena tagihan listrik tidak dibayar, atau blower rusak dan tidak ada yang tahu. Airnya tetap jernih secara visual, tetapi BOD dan amonia naik. Ini penyebab paling sering, dan tidak ada koagulan yang bisa menutupinya.

Kedua, sludge tidak pernah dikuras. Setelah dua sampai tiga tahun, bak penuh dan waktu tinggal turun menjadi sepertiga. Air keluar lebih cepat dan lebih kotor, lalu operator menambah PAC untuk mengompensasi — biaya naik, hasil tidak.

Ketiga, air limbah dari truk septik dibuang ke IPAL komunal tanpa penyesuaian. Satu truk 5 m³ septage punya beban setara beberapa ratus orang, dan masuknya mendadak. Bila ini rutin terjadi, bak ekualisasi atau penerimaan terjadwal bukan kemewahan.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah PAC bisa menggantikan blower yang rusak?

Tidak. PAC hanya memisahkan padatan. BOD terlarut dan amonia butuh oksigen dan bakteri. Menambah PAC pada sistem tanpa aerasi hanya menghasilkan effluent jernih dengan BOD tinggi — kondisi yang paling sering lolos dari pemeriksaan visual.

Berapa dosis PAC untuk IPAL komunal 100 kepala keluarga?

Debitnya sekitar 40 m³ per hari. Pada dosis 40 mg/L, kebutuhan PAC 28% sekitar 1,6 kg per hari, atau sekitar 50 kg per bulan. Larutkan dalam tangki 200 liter pada 5%, dan injeksikan merata sepanjang hari, bukan sekaligus.

Kirim data air Anda, kami balas dalam satu hari kerja

Sebutkan pH, TSS atau kekeruhan, debit harian, dan pelabuhan tujuan. Kami akan membalas dengan grade yang sesuai dan perkiraan konsumsi.

Minta penawaran →