Kaimila WaterKAIMILA WATER · CHINA
Karet

Limbah pabrik karet remah: ammonia lebih dulu, koagulan kemudian

Diperbarui · Kaimila Water · Tim teknis

Pabrik karet remah di Sumatera Selatan dan Jambi biasanya mulai dari keluhan warna dan bau. Setelah PAC dinaikkan, warna memang membaik, tetapi ammonia di outlet tidak bergerak sama sekali — karena memang bukan pekerjaan koagulan.

Dari mana beban pencemarnya berasal

Lateks segar diawetkan dengan ammonia, dan sisa ammonia itu larut dalam air proses. Untuk setiap ton karet remah, sekitar 20–35 m³ air limbah keluar dengan ammonia 200–800 mg/L, COD 1.500–4.000 mg/L, dan pH 5,0–6,5. Asam format yang dipakai sebagai penggumpal menambah beban asam dan sulfat.

Warna gelap berasal dari senyawa fenolik dan protein terlarut, bukan dari padatan tersuspensi. Inilah sebabnya penyaringan atau sedimentasi tidak mengubah warnanya, dan penambahan PAC hanya menurunkan sebagian kecil warna yang terikat pada partikel.

ParameterTipikalSumberBisa ditangani PAC?
Ammonia (NH₃-N)200–800 mg/LPengawet lateksTidak
COD1.500–4.000 mg/LProtein, karet terlarutSebagian, 20–40%
TSS100–400 mg/LLateks, pasir, koagulumYa
Sulfat300–800 mg/LAsam format, sulfatTidak
WarnaCokelat tuaFenolik terlarutSebagian kecil
pH5,0–6,5Asam formatPerlu netralisasi

Peran koagulan: mempersempit beban, bukan menyelesaikan

PAC 100–250 mg/L pada pH 6,5–7,5 menurunkan TSS 80–90%, COD 20–40%, dan warna 20–35%. Angka itu nyata dan berguna untuk menjaga kolam dan alat tetap bersih, tetapi tidak akan membawa effluent memenuhi baku mutu ammonia.

Karena itu urutannya penting: ekualisasi, netralisasi ke pH 6,5–7,5, lalu koagulasi-flokulasi, baru kemudian pengolahan biologis. Menaruh PAC setelah biologi tidak salah, tetapi membuat beban padatan masuk ke aerob dan mengendap di dasar kolam, yang akhirnya mengurangi volume kerja.

Ammonia: tiga jalur yang benar-benar bekerja

Stripping udara pada pH 10,5–11 bisa menurunkan ammonia 80–90% dalam 2–4 jam, tetapi menaikkan pH air dalam jumlah besar dan meninggalkan beban kapur. Untuk pabrik dengan lahan sempit, ini pilihan yang masuk akal karena cepat.

Nitrifikasi biologis lebih murah per meter kubik, tetapi butuh waktu tinggal 12–24 jam, suhu stabil, dan alkalinitas cukup — setiap 1 mg ammonia teroksidasi mengonsumsi sekitar 7,1 mg alkalinitas sebagai CaCO₃. Di banyak pabrik, nitrifikasi gagal bukan karena bakteri tidak ada, tetapi karena alkalinitas habis dan pH jatuh ke 5,5.

Pilihan ketiga adalah pemisahan di sumber: kurangi pemakaian ammonia di jalur pengawetan, dan pisahkan air pencucian awal yang pekat dari air pencucian akhir yang encer. Ini paling murah, tetapi butuh perubahan cara kerja di lantai produksi, bukan di IPAL.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah PAC bisa menghilangkan bau ammonia?

Tidak. Bau ammonia berasal dari gas NH₃ terlarut yang lepas ke udara, dan koagulan tidak mengikatnya. Yang bisa dikurangi PAC adalah bau dari padatan organik yang membusuk. Untuk ammonia, perlu stripping atau nitrifikasi.

Kenapa dosis PAC sudah 300 mg/L tetapi warna masih gelap?

Warna yang tersisa bersifat terlarut, bukan koloid. Koagulan hanya bisa mengendapkan warna yang menempel pada partikel. Warna terlarut butuh oksidasi, adsorpsi karbon aktif, atau pemisahan di sumber.

Kirim data air Anda, kami balas dalam satu hari kerja

Sebutkan pH, TSS atau kekeruhan, debit harian, dan pelabuhan tujuan. Kami akan membalas dengan grade yang sesuai dan perkiraan konsumsi.

Minta penawaran →