PDAM yang beralih dari tawas ke PAC: yang berubah dan yang tidak
Air baku PDAM di Jawa berubah cepat: kekeruhan 50 NTU di kemarau, 800 NTU setelah hujan deras di hulu. Tawas yang dulu cukup sering kali tidak lagi. PAC menjawab sebagian masalah itu, tetapi tidak semua.
Mengapa PAC lebih toleran terhadap perubahan kekeruhan
Aluminium sulfat membutuhkan alkalinitas untuk membentuk flok. Ketika kekeruhan melonjak, dosis tawas ikut naik, alkalinitas terkuras, pH turun, dan flok menjadi kecil serta rapuh. Operator lalu menambahkan kapur — dan pH bergerak ke arah lain.
PAC sudah terpolimerisasi sebagian. Ia memakai lebih sedikit alkalinitas untuk jumlah aluminium yang sama, bekerja pada rentang pH 6,0–8,5, dan membentuk flok yang lebih padat. Di banyak IPAM, ini berarti penurunan dosis kapur dan lumpur yang lebih sedikit.
| Aspek | Tawas (aluminium sulfat) | PAC 28% / 29% |
|---|---|---|
| Rentang pH kerja | 6,5–7,5 (sempit) | 6,0–8,5 |
| Konsumsi alkalinitas | Tinggi | Lebih rendah per mg Al₂O₃ |
| Kecepatan flok | Lambat, flok halus | Cepat, flok lebih padat |
| Suhu air rendah | Kinerja turun | Relatif stabil |
| Kekeruhan sisa | Lebih tinggi saat hujan | Lebih rendah |
Angka yang perlu diperiksa sebelum mengganti
Untuk air baku dengan kekeruhan 20–200 NTU, dosis PAC padat 28% umumnya 8–25 mg/L. Bila memakai PAC cair 10%, kalikan sekitar 2,8 kali. Jangan menyalin dosis dari pabrik lain: alkalinitas dan kandungan organik air baku menentukan segalanya.
Dua parameter yang wajib dipantau setelah peralihan adalah aluminium sisa dan pH akhir. Aluminium sisa di atas 0,2 mg/L menunjukkan dosis berlebih atau pH terlalu rendah. pH akhir di luar 6,5–8,5 akan memicu keluhan rasa dan korosi jaringan.
Untuk air minum, gunakan grade 29% yang diproduksi menurut GB 15892-2020, bukan grade industri. Perbedaan utamanya pada kandungan logam berat dan residu tidak larut, bukan pada kecepatan flok.
Sertifikasi: apa yang kami punya dan apa yang harus diurus pembeli
Kami menerbitkan COA per lot, SDS, dan hasil uji pihak ketiga untuk setiap pengiriman. Untuk pasar Indonesia, beberapa PDAM mensyaratkan produk ber-SNI. Sertifikasi SNI dilakukan oleh importir atau agen lokal melalui proses registrasi di Indonesia; kami menyediakan dokumen teknis yang dibutuhkan dalam proses itu.
Kami tidak mengklaim sudah ber-SNI bila belum. Bila pengadaan Anda mensyaratkan itu, sampaikan di awal supaya dokumen bisa disiapkan bersamaan, bukan setelah kontainer berangkat.
FAQ
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah PAC 29% bisa langsung dipakai tanpa uji jar test?
Tidak. Perbedaan alkalinitas antar sumber air bisa mengubah dosis sampai dua kali. Jalankan jar test dengan air baku aktual, minimal pada musim kemarau dan musim hujan.
Berapa kebutuhan PAC untuk 100 liter per detik?
Pada dosis 15 mg/L, kebutuhan sekitar 130 kg padat per hari, atau setara 1,3 ton PAC cair 10% per hari. Angka ini hanya perkiraan awal; dosis aktual ditentukan kekeruhan dan alkalinitas.
Kirim data air Anda, kami balas dalam satu hari kerja
Sebutkan pH, TSS atau kekeruhan, debit harian, dan pelabuhan tujuan. Kami akan membalas dengan grade yang sesuai dan perkiraan konsumsi.