Kenapa air makin keruh setelah PAC ditambah
Operator menambah dosis karena hasilnya belum jernih. Airnya makin keruh, ia menambah lagi. Ini bukan kelalaian orangnya. Ini kesalahan membaca hasil, dan penyebabnya bisa dijelaskan dalam satu grafik.
Restabilisasi muatan: ketika pertahanan berbalik arah
Koagulan bekerja karena aluminium bermuatan positif menetralkan muatan negatif koloid. Netralisasi itu menghapus tolakan antarpartikel, sehingga gaya van der Waals bisa mendekatkan mereka. Begitu muatan terlampaui, partikel berbalik menjadi positif dan saling menolak lagi dengan kekuatan yang sama seperti sebelumnya — hanya tandanya berbeda.
Pada kondisi itu flok yang sudah terbentuk justru pecah, karena permukaan partikel kembali bermuatan dan polimer yang menjembatani kehilangan cengkeraman. Air tampak keruh dengan flok halus yang tidak mau turun, dan setelah disaring filter cepat tersumbat.
| Gejala di lapangan | Kemungkinan penyebab | Tindakan pertama |
|---|---|---|
| Kekeruhan naik, flok mengecil | Dosis melewati titik optimum | Turunkan dosis 30%, jalankan jar test menurun |
| pH turun di bawah 5,8 | Alkalinitas habis | Tambahkan kapur, bukan koagulan |
| Aluminium sisa > 0,3 mg/L | Overdosis atau pH terlalu rendah | Periksa pH dan dosis bersamaan |
| Flok ada tetapi tidak turun | PAM kurang atau salah jenis | Tambah PAM anionik 1–3 mg/L |
| Endapan naik ke permukaan | Gas dari anaerob atau lemak | Periksa inlet dan bak ekualisasi |
Kurva dosis berbentuk U, bukan garis lurus
Selalu jalankan jar test menurun — 300, 250, 200, 150, 100, 50 mg/L — bukan menaik. Dengan urutan menurun, Anda melihat titik optimum sebelum kehabisan sampel, dan lebih penting lagi, Anda melihat sendiri bahwa hasil memburuk setelah dosis tertentu.
Ukur kekeruhan supernatant setelah 20 menit dan catat pH setiap gelas. Bila kekeruhan terendah ada di dosis tengah sementara pH jatuh di gelas dosis tinggi, penyebabnya dua hal sekaligus: overdosis dan kekurangan alkalinitas. Menambah kapur pada kasus itu lebih murah daripada menambah PAC.
Tiga penyebab lain yang tampak seperti overdosis
Kalibrasi pompa yang bergeser 30% tidak terlihat sampai suatu pagi airnya keruh. Pasang rotameter atau timbang volume keluaran selama satu menit setiap minggu; ini pekerjaan lima menit yang menghemat banyak karung.
Air baku berubah. Hujan pertama menaikkan kekeruhan lima sampai sepuluh kali dan menurunkan alkalinitas pada saat yang sama. Dosis yang tepat kemarin menjadi terlalu tinggi hari ini, dan operator menyimpulkan PAC-nya berubah mutu.
Pencampuran buruk juga menipu. Koagulan masuk di satu titik lalu mengalir pendek ke bak sedimentasi, sehingga sebagian air tidak pernah bertemu koagulan sementara sebagian lain kebanjiran dosis. Yang terlihat adalah campuran air jernih dan air keruh, dan rata-ratanya naik setelah dosis ditambah.
FAQ
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kekeruhan akibat overdosis bisa ditutup dengan menambah PAM?
Tidak. Polimer tidak bisa menjembatani partikel yang saling menolak. Menambah PAM hanya menambah biaya dan membuat filter lebih cepat tersumbat. Turunkan dosis koagulan lebih dulu, lalu perbaiki flok dengan polimer.
Berapa aluminium sisa yang masih aman di air minum?
Batas yang umum dipakai adalah 0,2 mg/L. Untuk air minum, aluminium sisa di atas angka itu menandakan dosis atau pH tidak terkendali, dan sekaligus menaikkan risiko fouling pada membran hilir.
Kirim data air Anda, kami balas dalam satu hari kerja
Sebutkan pH, TSS atau kekeruhan, debit harian, dan pelabuhan tujuan. Kami akan membalas dengan grade yang sesuai dan perkiraan konsumsi.