Pengadukan cepat dan lambat: nilai G yang menentukan dosis Anda terpakai atau terbuang
Ada IPAL yang menghabiskan Rp 2 juta sehari untuk koagulan dan tetap tidak jernih, bukan karena produknya salah, tetapi karena koagulannya dituang ke permukaan bak dan mengalir pelan tanpa pernah tercampur.
Dua tahap, dua tujuan yang berlawanan
Pengadukan cepat menyebarkan koagulan merata sebelum ia habis bereaksi dengan air. Skalanya detik: 10–60 detik pada gradien kecepatan 300–1.000 s⁻¹. Lewat dari itu, flok yang mulai terbentuk justru dipecah kembali.
Pengadukan lambat membiarkan partikel yang sudah kehilangan tolakan bertumbukan perlahan. Skalanya menit: 15–30 menit pada 10–70 s⁻¹. Terlalu cepat, flok pecah; terlalu lambat, flok tidak pernah besar. Nilai Gt — G dikali waktu — untuk tahap ini biasanya 50.000–100.000.
| Tahap | G (s⁻¹) | Waktu | Gt | Alat yang umum |
|---|---|---|---|---|
| Pencampuran cepat | 300–1.000 | 10–60 detik | 5.000–30.000 | Static mixer, pompa injeksi, bak berbaffle |
| Flokulasi lambat | 10–70 | 15–30 menit | 50.000–100.000 | Paddle flocculator, aerator lambat |
| Pengendapan | < 5 | 1–3 jam | — | Bak sedimentasi, lamella |
Cara termurah membuat pencampuran cepat
Bila Anda tidak punya bak pencampur cepat, static mixer di dalam pipa hampir selalu cukup. Syaratnya kecepatan aliran 1,0–1,5 m/detik dan injeksi koagulan 3–5 diameter pipa sebelum elemen pertama. Pada pipa 4 inci dengan debit 20 liter per detik, kecepatan sudah masuk rentang itu.
Alternatif lain adalah memakai pompa transfer sebagai pengaduk: injeksikan koagulan di sisi isap pompa, bukan di discharge. Cara ini murah, tetapi pompa harus tahan asam dan tidak boleh dipakai untuk PAM, karena impeller akan memotong rantai polimer.
Yang tidak bekerja adalah menuang koagulan ke permukaan bak atau ke saluran terbuka. Tanpa energi, koagulan tenggelam sebagai gumpalan dan bereaksi hanya dengan air di sekitarnya.
Setelah flok terbentuk, jangan diganggu
Flok yang sudah besar mudah pecah. Terjunan air dari ketinggian, weir yang terlalu tinggi, dan pompa sentrifugal setelah flokulasi adalah tiga penyebab yang paling sering. Bila harus memindahkan air yang sudah berflok, gunakan pipa dengan kecepatan di bawah 0,3 m/detik dan hindari belokan tajam.
Uji sederhana di lapangan: bandingkan hasil koagulasi dengan aduk cepat 20 detik lalu aduk lambat 10 menit, versus aduk pelan sepanjang waktu. Pada kebanyakan air, selisih kekeruhannya dua sampai tiga kali. Itu bukan perbedaan dosis, itu perbedaan energi pencampuran.
FAQ
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah blower aerasi bisa dipakai untuk pencampuran cepat?
Tidak. Aerator memberi energi lewat gelembung dan aliran naik, dengan G efektif jauh di bawah 300 s⁻¹ dan pola aliran yang tidak merata. Koagulan akan tercampur sebagian saja, dan hasilnya terlihat seperti dosis kurang.
Kalau tidak ada ruang untuk bak koagulasi, apa yang bisa dilakukan?
Pakai static mixer di pipa menuju bak sedimentasi, dengan titik injeksi 3–5 diameter pipa di depannya. Ini perubahan kecil yang biasanya memberi perbaikan lebih besar daripada menaikkan dosis 50%.
Kirim data air Anda, kami balas dalam satu hari kerja
Sebutkan pH, TSS atau kekeruhan, debit harian, dan pelabuhan tujuan. Kami akan membalas dengan grade yang sesuai dan perkiraan konsumsi.